Memahami Moving Average Sebagai Indikator Analisa Saham


Moving Average pada Indeks Harga Saham Gabungan
Moving Average pada Indeks Harga Saham Gabungan




Sebagai pemula maupun yang telah berpengalaman dalam dunia trading maupun investasi pastilah sering mendengar Moving Average (MA) atau rata-rata pergerakan (selanjutnya akan disingkat sebagai MA saja). Walaupun sudah sangat sering mendengar kata MA ini, nyatanya masih banyak orang yang belum paham apa itu MA, apa kegunaan MA, bagaimana cara menggunakan MA, dan mengapa harus menggunakan indikator MA. Sehingga pada pembahasan materi moving average berikut mimin akan menjelaskan MA ini dengan metode 5W + 1H agar mudah dipahami.




Moving Average alias MA merupakan suatu metode atau indikator yang digunakan oleh trader maupun investor sebagai pendekatan analisa tren. Indikator ini sangat populer dikalangan analis karena cukup sederhana dan sangat mudah untuk dipahami. Terdapat sangat banyak jenis-jenis moving average yang dapat digunakan, antara lain:

  1. Simple Moving Average (SMA)
  2. Exponential Moving Average (EMA)
  3. Time Series Moving Average
  4. Triangular Moving Average
  5. Variable Moving Average
  6. Weighted Moving Average
  7. Dan masih banyak lainnya.
Namun dari sekian banyak jenis jenis moving average, yang paling populer menurut republik saham adalah simple moving average alias SMA dan juga Exponential Moving Average. Apa sih bedanya antara Simple moving average (SMA) dan exponential moving average (EMA).
  • Simple Moving Average (SMA)
Simple moving average atau SMA merupakan indikator moving average yang paling sederhana, ya namanya juga simple haha. Secara sederhana apabila anda menggunakan SMA(10) pada time frame harian maka nilai SMA sama dengan jumlah 10 hari nilai close (biasanya bisa dipilih antara harga open, close, maupun average. yang paling populer adalah menggunaakn harga close) dibagi dengan 10.
  • Exponential Moving Average (EMA)
Sedangkan Exponential Moving Average memiliki perhitungan yang lebih rumit dari SMA.
Rumus Exponential Moving Average
Rumus Exponential Moving Average
Seringkali orang-orang beranggapan bahwa EMA lebih merepresentasikan pergerakan harga. Namun menurut republiksaham hal itu tidaklah benar. 

Lalu harus memilih yang mana antara simple moving average dan exponential moving average ?
Mungkin setelah anda membaca bagian sebelumnya anda akan bertanya-tanya pertanyaan tersebut. Tapi jangan bingung, anda dapat menggunakan tipe moving average manapun, menggabungkan antara simple maupun exponential, bahkan menggunakan indikator moving average selain simple moving average dan exponential moving average. Semua itu pilihan anda. Namun moving average yang sering republiksaham gunakan adalah SMA(10), SMA(20), SMA(30), SMA(50) - optiona;, SMA(100)-optional, dan SMA(200)-optional.

Untuk itu pembahasan selanjutnya hanya akan dibahas mengenai SMA dan EMA.

penggunaan moving average sebagai indikator analisa
Penggunaan Moving Average atau MA sebagai Indikator Analisa


Berikut adalah manfaat dari penggunaan moving average atau MA sebagai indikator analisa :
  • Sebagai tren
Anda dapat melihat suatu tren dengan jelas apabila harga sedang berada diatas MA 10, MA 10 berada diatas MA 20 maka dapat saham tersebut dapat dikatakan sedang Uptrend janga pendek hingga menengah.
Penggunaan MA Untuk Analisa Tren
Penggunaan MA Untuk Analisa Tren
  • Sebagai support dan resistance
Setelah itu anda juga dapat menggunakan indikator ini sebagai support maupun resistance. Agar lebih mudah dipahami mimin menyertakan gambar berikut ini.
Penggunaan MA sebagai Support
Penggunaan MA sebagai Support

  • Sebagai signal jual maupun signal beli
Berikut adalah contoh penggunaan indikator Moving Average atau MA sebagai signal untuk melakukan pembelian maupun penjualan.
Penggunaan MA sebagai  signal beli
Penggunaan MA sebagai  signal beli


Sedangkan untuk penggunaan moving average sendiri sangatlah mudah dijaman serba instant ini. Anda tinggal beberapa klik untuk mendapatkannya. Seperti halnya mimin republiksaham yang menggunaakn platform Stockbit.com (sangat merekomendasikan menggunakan platform ini, terlebih lagi platform ini milik orang lokal) untuk menganalisa suatu saham. Berikut step dalam memunculkan indikator moving average pada platform stockbit.com
  1. Klik indikator pada chartbit stockbit
  2. Pilih indikator teknikal dan moving average
  3. Tentukan periode yang diinginkan, Field yang diinginkan (republiksaham merekomendasikan menggunakan close), type yang diinginkan, dan periode yang diinginkan.
  4. Klik create
  5. Maka indikator moving average telah muncul pada chart anda. Sangat mudah bukan ?
Kesimpulan dari materi ini adalah
  1. Moving Average alias MA merupakan suatu metode atau indikator yang digunakan oleh trader maupun investor sebagai pendekatan analisa tren. Namun dari sekian banyak jenis jenis moving average, yang paling populer menurut republik saham adalah simple moving average alias SMA dan juga Exponential Moving Average.
  2. Penggunaan moving average berguna sebagai indikator tren, sebagai support/resistance, dan juga berguna sebagai signal beli maupun signal jual.
  3. Jika harga bergerak diatas moving average maka tren sedang uptrend, sedangkan apabila harga bergerak dibawah moving average maka tren sedang downtrend.
  4. Selalu ingat untuk membeli saham yang uptrend agar meminimalkan risiko yang anda terima.

  • Untuk selalu update dan mendapatkan pemberitahuan tentang analisa saham harian, swing, position,  investasi jangka panjang, dan juga materi mengenai analisa saham maka sangat mimin sarankan untuk melakukan SUBSCRIBE dan BOOKMARK blog ini.
  • Sedangkan untuk mendapatkan informasi mengenai saham yang mimin beli maupun yang mimin jual bahkan informasi mengenai portfolio saham yang mimin hold, maka mimin sangat menyarankan untuk follow instageram mimin (maaf alay).


Terima kasih telah membaca tulisan mimin, mimin sadar bahwa masih sangat kurang dalam hal tata bahasa, tulisan, dan ilmu. Untuk itu mimin sangat terbuka jika ada yang ingin memberikan komentar yang pastinya akan mimin balas untuk membuka diskusi sehat. 

Comments

  1. Yang masih bingung dengan moving average sebagai indikator analisa acungkan jari ya

    ReplyDelete

Post a Comment